Monthly Archive: September 2020

Tips Memilih Aplikasi Pinjaman Online Terbaik Ala Traveler

travellersbay.net – Bagi generasi millenial yang senang traveling mungkin tidak masalah jika mengeluarkan sedikit uang tabungannya. Kegiatan traveling sendiri memang mengasyikkan dan bisa menghilangkan beban masalah. Mau tidak mau memang harus mengeluarkan sedikit modal agar mendapat kesenangan. Namun, bagaimana jika tidak punya tabungan cukup tapi ingin segera liburan? 

Tenang saja, bagi Anda yang mengalami masalah tersebut kini ada solusinya yaitu aplikasi pinjaman online (pinjol). Belum lama ini perusahaan-perusahaan di bidang fintech mulai menjamur ketika memasuki era digital. Anda yang butuh pinjaman modal untuk traveling bisa mengajukan permohonan di aplikasi ini tanpa harus kesulitan meminjam di bank.

Inilah Tips Memilih Aplikasi Pinjol Terbaik Ala Traveler

Beberapa traveler pernah memberikan tips traveling low budget yang sering membantu para pengikutnya. Selain tips low budget, para traveler juga pernah membagikan tips bagaimana cara mendapatkan modal untuk bepergian. Dari beberapa tips tersebut ada satu poin menarik yang sangat membantu pengikutnya. Adalah aplikasi pinjaman online yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan dana traveling. 

memilih pinjaman online ala traveler

Aplikasi pinjol memang dapat memberi bantuan berupa dana kepada para peminjam yang mana bisa digunakan untuk keperluan usaha atau keperluan pribadi seperti traveling ini. Bagi yang sudah tidak tahan ingin cepat-cepat liburan boleh sekali mencoba bantuan dari perusahaan-perusahaan fintech di bawah pengawasan OJK ini. 

Jumlah aplikasi pinjaman online juga banyak sekali di Indonesia, dengan demikian Anda bisa menemukan yang paling terbaik sesuai kebutuhan. Jika masih asing dengan layanan penyedia pinjaman online dan bingung memilih mana yang terbaik, maka perlu tahu terlebih dahulu tips memilih aplikasi pinjol terbaik ala traveler berikut. 

Baca Juga : Milikilah Pengetahuan Dasar Ini Sebelum Mendaki Gunung

Tentukan Jumlah Pinjaman

Menentukan jumlah pinjaman uang terlebih dahulu sebelum mengajukan pinjaman online merupakan tips pertama yang dilakukan. Jumlah uang yang dipinjam akan diketahui banyaknya setelah membuat estimasi biaya dan waktu perjalanan. Buatlah daftar kebutuhan selama traveling agar bisa disesuaikan dengan jumlah uang yang dipinjam. 

Jangan buat estimasi biaya terlalu besar jika tidak ingin kesulitan melunasi cicilan. Pilah dan pilih antara kebutuhan dan keinginan selama traveling jika tidak ingin terjerat hutang besar. Ingat, Anda juga harus mengembalikan dana pinjaman beserta bunga sesuai yang syarat dari aplikasi pinjaman online. Jadi, sebaiknya anggarkan kegiatan traveling yang low budget saja dengan pinjaman tidak lebih besar dari 30% pendapatan. 

Buat Perbandingan

Di era digital seperti sekarang, banyak perusahaan fintech yang meluncurkan produk aplikasi pinjaman online. Dari sekian banyak produk yang berkeliaran di internet tersebut ada yang resmi dan tidak. Pengguna juga bisa menikmati setiap produk pinjaman dan berbagai fitur layanan yang menguntungkan.

membandingkan layanan pinjaman online

Sebelum meminjam, terlebih dahulu buat perbandingan beberapa aplikasi pinjaman online terbaik yang direkomendasikan oleh para traveler. Lakukan perbandingan terhadap besar pinjaman, panjang masa tenor dan bunga cicilan, hingga review aplikasi tersebut dari pengguna. 

Dari sekian banyak aplikasi kredit online terbaik yang direkomendasikan traveler, ada satu aplikasi yang paling banyak disebut adalah Tunaiku. Aplikasi pinjaman online Tunaiku banyak dipilih para traveler karena dianggap paling mudah dan cepat cair. Perbulan nasabah akan dikenakan bunga cicilan murah sebesar 3-4% dengan masa tenor selama 6-12 bulan. Selain itu tidak pinjaman dari Tunaiku juga bebas jaminan sehingga cocok dimanfaatkan untuk tambahan budget traveling. 

Pilih yang Legal dan Diawasi OJK

Dalam mengajukan pinjaman online untuk keperluan pribadi sangat penting memperhatikan legalitas suatu jasa. Pengguna akan merasa nyamanan ketika menggunakan suatu jasa pinjaman online yang terbukti memiliki legalitas seperti Tunaiku. 

Kredit online ilegal dalam bentuk aplikasi juga banyak berkeliaran di dunia digital. Ada lebih dari 90 aplikasi pinjol ilegal di Indonesia yang telah ditutup oleh lembaga berwenang yaitu OJK. Anda juga mencari informasi pinjaman online legal dan aman dari daftar yang dirilis oleh lembaga OJK. Kredit online Tunaiku sudah termasuk dalam daftar pinjaman online legal dan aman sehingga terjamin.

Jadi, aplikasi pinjaman online yang terdaftar OJK seperti Tunaiku bisa dijadikan acuan saat hendak memakai jasa kredit online. Untuk mendapatkan tambahan dana traveling terbaik bisa dari layanan yang telah terjamin aman dan legal digunakan. 

Bayar Cicilan Tepat Waktu

Hal penting yang harus dilakukan oleh semua peminjaman adalah membayar tepat waktu cicilan pinjaman online.

membayar cicilan tepat waktu

Denda keterlambatan tidak perlu dibayar apabila tepat waktu melunasi cicilan. Dengan demikian Anda tidak akan dikejar-kejar oleh pihak layanan kredit online karena tidak kunjung melunasi hutang.

Pilih Aplikasi Pinjaman Online yang Menjamin Keamanan

Ciri-ciri aplikasi pinjaman online ilegal adalah seperti sering meneror peminjam melalui kontak telepon. Kejadian ini sering dilakukan pihak perusahaan pinjaman ilegal. Pastikan jasa kredit online yang Anda gunakan memberikan pelayanan profesional. Tidak seperti jasa abal-abal yang hanya bisa meneror saja. Hal ini sering dibahas berulang kali oleh para traveler dalam tips memilih aplikasi online terbaik. Jadi, jangan sembarangan mengajukan dana pinjaman keperluan pribadi apabila tidak ingin data dan privasi Anda diganggu.

 

Milikilah Pengetahuan Dasar Ini Sebelum Mendaki Gunung!

travellersbay.net – Gunung menyimpan sejuta pesona, keajaiban, eksotisme hingga fenomena alam dengan berbagai atraksinya. Setiap lapisan yang mencintai pesona alam sudah sejak lama tertarik menjelajahi pesona alam ciptaan Tuhan ini. Tidak sampai disitu saja, keindahan gunung banyak dikagumi orang-orang seperti para pecinta ketinggian, penggiat alam terbuka, serta para peneliti atau ilmuwan. 

Jadi wajar saja apabila ada peningkatan aktivitas pendakian gunung beberapa tahun belakangan. Peminatnya cukup tinggi di kalangan milenial, hal ini bisa dilihat dari banyaknya pendaki mulai memadati hampir semua gunung setiap hari libur panjang atau akhir pekan. Peminat gunung juga datang dari segala usia dan berbagai profesi. 

Risiko Besar Mendaki Gunung Tanpa Pengetahuan

Banyak kejadian yang tidak terduga yang akan Anda alami selama beraktivitas di gunung. Kebanyakan dari peristiwa yang terjadi pada pendaki adalah tidak membekali diri sendiri dengan baik sayangnya. Sebelum mendaki ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan baik itu pengetahuan dasar hingga perlengkapan yang harus diperhatikan sepenuhnya. Karena banyak yang abai dengan masalah tersebutlah maka tidak sedikit yang menjadi korban dari aktivitas pendakian. 

pengetahuan dasar pendakian

Sebut saja seperti peristiwa jatuh ke jurang, kepala bocor akibat batu, patah kaki atau terkilir, pingsan, tersesat, hipotermia atau kedinginan hingga penyakit gunung yang bisa menyerang pendaki seperti AMS (Acute Mountain Sickness). Yang paling ekstrim dari semua penyakit tersebut adalah kematian di gunung seperti peristiwa beberapa waktu lalu.

Apakah Anda tahu bahwa persiapan tidak matang sebelum aktivitas pendakian gunung bisa mendatangkan bahaya kepada diri sendiri maupun orang sekitar? 

Pengetahuan Dasar Ini Sebelum Mendaki Gunung

Diri sendiri merupakan faktor utama yang bisa menyebabkan bahaya ketika mendaki pada dasarnya. Ada pengetahuan, adab atau attitude serta ilmu yang harus diketahui sebagai dasar sebelum mendaki gunung. Jadi bukan asal pergi tanpa persiapan sama sekali ya. Setidaknya, ada lebih dari satu bahaya yang bisa mengancam keselamatan pendaki selama beraktivitas. Meskipun selain banyak manfaat aktivitas mendaki gunung memang asyik dan seru, namun persiapan tidak boleh disepelekan. 

Sesuai standar dan prosedur pendakian, maka siapkan semua kebutuhan dan perlengkapan dengan baik supaya kegiatan berjalan lancar. Ingat, tanpa persiapan maka tidak boleh ada pendakian. Aktivitas mendaki gunung sangat menuntun ketahanan fisik, emosi sekaligus mental siapa saja dan hal ini harus dipahami. Tentu bukan hal mudah memenuhi semua tuntutan tersebut, namun bukan berarti sulit juga melakukannya. Mendaki gunung mengajarkan setiap orang untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri, alam dan lingkungan serta kawan seperjalanan. 

Baca Juga : Pengalaman Mendaki Gunung Sumbing Bersama Tim

Berikut Pengetahuan Dasar Sebelum Melakukan Pendakian Gunung 

Setidaknya berikut merupakan pengetahuan dasar yang harus diketahui selain dari pengetahuan yang kami sampaikan di atas. Sebelum melakukan pendakian gunung, sebaiknya jadikan pengetahuan dasar berikut sebagai pegangan.

Merencanakan Perjalanan Jauh-jauh hari

Dari jauh-jauh hari sebaiknya sudah direncanakan aktivitas pendakian ini. Dengan demikian Anda memiliki waktu panjang mempersiapkan diri. Kita tahu bahwa kegiatan ini sangat menguras fisik dan mental, makanya perlu dilakukan beberapa persiapan yang berkaitan dengan dua hal tersebut.

persiapan fisik sebelum pendakian

Mulai latih diri Anda dengan berolahraga seperti gym, renang dan jogging. Dan beristirahatlah yang banyak apabila tubuh dirasa kurang fit beberapa hari sebelum pendakian dimulai. Sebaiknya batalkan rencana tersebut apabila kondisi tubuh belum membaik sampai H-2. Selain itu, Anda harus mengenal siapa saja teman seperjalanan nantinya. 

Melakukan Riset 

Jika ingin mendaki sebuah gunung, maka cari sebanyak-banyaknya informasi dan lakukan riset terhadap gunung tersebut. Informasi yang bisa dikumpulkan bisa dari kondisi dan status kawasan terkini, akses, jalur dan medan pendakian, hingga cuaca. Selain itu Anda juga membutuhkan informasi mengenai syarat tambahan seperti perizinan, aturan yang ditetapkan, hingga cara booking pendakian. Informasi bisa didapatkan dari sumber artikel pada portal berita, majalah, buku, sosial media, teman, atau komunitas pecinta alam. Jika ingin lebih akurat Anda dapat menanyakan langsung kepada pihak pengelola dengan pergi langsung ke lokasi pendakian. 

Siapkan Dokumen dan Alat P3K

Mulai dari kartu identitas hingga surat jalan dari petugas berwenang atau kepolisian semuanya harus disiapkan apabila sifat kegiatannya besar seperti penelitian atau ekspedisi. Selain itu, siapkan juga obat-obat pribadi, peralatan P3K dan survival kit. 

Membawa Navigasi dan Alat Tulis

Setidaknya dibutuhkan alat navigasi dan alat tulis yang bisa dipakai saat keperluan penting selama perjalanan. Navigasi bisa memberi petunjuk menuju lokasi pendakian, sedangkan alat tulis bisa digunakan untuk mencatat hal-hal penting seperti saat meninggalkan pesan kepada teman seperjalanan.

Membuat Estimasi Biaya dan Waktu Perjalanan

Estimasi biaya dan waktu perjalanan perlu dibuat agar mengetahui apa saja yang dibutuhkan ketika perjalanan.

persiapan peralatan selama pendakian

Siapkan juga beberapa perlengkapan mulai dari makanan dan minuman ekstra, hingga peralatan yang mensupport aktivitas pendakian gunung nanti. Bawa peralatan dan perlengkapan yang terbuat dari bahan kedap air dan tidak basah saat hujan. 

Memastikan Kelengkapan Barang

Jangan lupa membuat list barang yang harus dibawa agar memudahkan Anda melakukan pengecekan terhadap kelengkapan barang. Maksimalkan barang yang bisa berfungsi ganda agar meringankan beban yang dibawa. Bawa juga beberapa kantong guna membungkus makanan ataupun sampah agar tidak mencemari lingkungan. Susun semua peralatan yang dibutuhkan ke dalam ransel atau backpack dengan rapi. 

Itulah beberapa pengetahuan dasar yang harus dimiliki sebelum melakukan pendakian gunung. Jangan sampai terlewat satupun ya!

 

 

 

Pengalaman Mendaki Gunung Sumbing Bersama Tim 

travellersbay.net – Gunung sumbing memiliki ketinggian 3371 mdpl ini terletak di Jawa Tengah dan menjadi gunung tertinggi kedua di wilayah tersebut. Pemilihan pendakian gunung ini pun dilakukan bersama tim yang sudah dibahas jauh-jauh hari. Sebelumnya kegiatan menyenangkan ini memang sudah setiap tahun rutin dilakukan bersama tim. 

Kini, tiba masanya Gunung Sumbing yang harus kami daki terlebih dahulu untuk menikmati pesona keindahan alamnya. Saat hari penantian tiba, tim berkumpul di titik pertemuan dan berangkat bersama menuju titik pintu basecamp jalur pendakian. Gunung Sumbing memiliki 5 jalur pendakian yang bisa dilewati seperti berikut. 

Jalur Pendakian Gunung Sumbing Bersama Tim

  • Jalur Cepit Parakan
  • Sipetung
  • Bowongso 
  • Jalan Garung
  • Jalan Kaliangkrik

gunung sumbing

Jalur pendakian paling populer adalah jalur Garung karena mudah ditemukan lokasi basecampnya. Sedangkan jalur Kaliangkrik memiliki tiga akses masuk yaitu dari Desa Mangli, Butuh dan Adipuro. Kali ini kami memilih jalur Kaliangkrik dari basecamp Butuh.

Pengalaman Selama Perjalanan dari Basecamp Butuh Kaliangkrik

Kami memutuskan untuk memilih jalur pendakian dari Desa Kaliangkrik. Selama berada di basecamp tersebut kami membeli beberapa kebutuhan seperti makanan dan peralatan yang sekiranya diperlukan dalam perjalanan camping nanti. Oh iya, karena malas jalan kaki dan buang waktu lama, saya dan tim memilih untuk menggunakan jasa ojek menuju pos selanjutnya. Tenang saja, biaya ojeknya tidak mahal dan masih standar yaitu 15 ribu saja. Kalau menurut detail map jalur pendakian Gunung sumbing ini ada 4 pos yang berdiri di jalur Kaliangkrik. 

Saya dan tim memutuskan untuk camping di pos 4 dan dari jam 9 pagi untuk memulai pendakian. Diperlukan waktu selama 5-8 jam normalnya untuk sampai pada pos 4 ini menurut beberapa informasi yang kami kumpulkan. 

Basecamp – Pos 1

Jalan berbatu dan anak tangga akan mengawali perjalanan Anda dari Desa Kaliangkrik. Gerbang selamat datang Gunung Sumbing berdiri kokoh dan menyambut para pendaki di awal trek. Waktu yang diperlukan menuju pos 1 tidak lama, hanya sekitar 1 jam perjalanan saja. Karena udara cukup dingin dan cuaca berkabut kami pun mengenakan jaket agar tidak kedinginan.

pendakian gunung sumbing via butuh kaliangkrik

Beberapa pendaki yang turun dari puncak Gunung Sumbing kami jumpai ketika sampai pada pos 1. Dari wajah para pendaki tersebut tergambarkan rasa lelah namun puas meski keringatan dan sedikit pucat. Dalam hitungan detik 1 botol air minum langsung habis diteguk setelah diisi ulang. Saya sempat berdialog dengan salah satu pendaki dan ada yang mengejutkan kami terkait perkataan pendaki tersebut. 

“Sungai di atas lagi kering kak, sebaiknya diisi sekalian kalau mau ke pos selanjutnya”

Kami sempat bertanya-tanya kenapa sungainya bisa kering padahal kami memilih jalur ini karena banyak sumber airnya. Setelah itu, saya dan tim bergegas mengisi botol kosong dengan air yang kemudian kami bawa selama perjalanan menuju pos 4. Memang menambah beban bawaan gara-gara sungai di atas kering. 

Baca Juga : Berapa Biaya untuk Mendaki Gunung Everest? Simak Selengkapnya

Pos 1 – Pos 2

Medan pendakian mulai agak menanjak dan dikelilingi hutan ketika beranjak dari pos 1 ke pos 2. Jadi, sebaiknya latihan otot kaki dulu ya sebelum berangkat. Jalur tanah menyambut kami setelah melewati trek batu di pos 1. Masyarakat setempat yang mengumpulkan kayu kami temui di sepanjang perjalanan menyusuri pos 2 ini. Melihat pemandangan tersebut kami agak sedikit malu karena tersengal-sengal padahal masyarakat setempat biasa-biasa saja. Waktu perjalanan menuju pos 2 dari jalur pendakian Kaliangkrik menuju Gunung Sumbing kurang lebih 2 jam lamanya. 

Pos 2 – Pos 3

Setelah beristirahat sejenak kami melanjutkan perjalanan menuju pos 3 Gunung Sumbing. Dibandingkan pos 1 dan pos 2, elevasi  pos 3 gunung sumbing lebih rendah. Jadi, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalan lebih santai dibanding sebelumnya. Secara perlahan kami pun keluar dari hutan dan menemukan medan jalanan berbatu. Kala itu, Merbabu dan Merapi tidak tampak dari kejauhan karena ditutupi kabut, sayang sekali bukan.

gunung merbabu tampak kejauhan

Lebar jalan yang sebelumnya membentang luas kini agak menyempit di sepanjang jalur pendakian menuju pos 3 Gunung Sumbing. Ditambah sepanjang jalan banyak lubang, maka kami berhati-hati melangkah. 

Kami pun tiba di pos 3 setelah menempuh waktu perjalanan selama kurang lebih 2 setengah jam. Jika ingin berkemah di Gunung Sumbing, ada dua pilihan pos yang bisa digunakan camping yaitu pos 3 dan pos 4. Sambil beristirahat sejenak di pos 3 saya dan tim memutuskan makan siang dulu. 

Pos 3 – Pos 4

Kami tidak lagi menelusuri hutan selama pendakian dari pos 3 menuju pos 4. Trek yang kami lalui sedikit sulit karena berada di ketinggian 2600 mdpl. Meskipun capek, kami tetap semangat mendaki karena pemandangan yang kami lihat sepanjang perjalanan ini sangat menakjubkan. Kami tiba di puncak gunung atau di pos 4 pada pukul 5.30 setelah mendaki selama 2 setengah jam lamanya. 

Kami mulai mendirikan tenda sesuai jumlah tim yang ikut . Dari atas ketinggian ini kami bisa melihat pemandangan alam luar biasa yang membentang di depan puncak Gunung Sumbing. Rasa lelah terbayarkan dengan pemandangan menakjubkan tersebut. Setelah puas menikmati pemandangan alam dan bersenda gurau bersama tim kami besoknya kami memutuskan turun dan mengakhiri perjalanan kami.