Tagged: Tips Travelling

Milikilah Pengetahuan Dasar Ini Sebelum Mendaki Gunung!

travellersbay.net – Gunung menyimpan sejuta pesona, keajaiban, eksotisme hingga fenomena alam dengan berbagai atraksinya. Setiap lapisan yang mencintai pesona alam sudah sejak lama tertarik menjelajahi pesona alam ciptaan Tuhan ini. Tidak sampai disitu saja, keindahan gunung banyak dikagumi orang-orang seperti para pecinta ketinggian, penggiat alam terbuka, serta para peneliti atau ilmuwan. 

Jadi wajar saja apabila ada peningkatan aktivitas pendakian gunung beberapa tahun belakangan. Peminatnya cukup tinggi di kalangan milenial, hal ini bisa dilihat dari banyaknya pendaki mulai memadati hampir semua gunung setiap hari libur panjang atau akhir pekan. Peminat gunung juga datang dari segala usia dan berbagai profesi. 

Risiko Besar Mendaki Gunung Tanpa Pengetahuan

Banyak kejadian yang tidak terduga yang akan Anda alami selama beraktivitas di gunung. Kebanyakan dari peristiwa yang terjadi pada pendaki adalah tidak membekali diri sendiri dengan baik sayangnya. Sebelum mendaki ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan baik itu pengetahuan dasar hingga perlengkapan yang harus diperhatikan sepenuhnya. Karena banyak yang abai dengan masalah tersebutlah maka tidak sedikit yang menjadi korban dari aktivitas pendakian. 

pengetahuan dasar pendakian

Sebut saja seperti peristiwa jatuh ke jurang, kepala bocor akibat batu, patah kaki atau terkilir, pingsan, tersesat, hipotermia atau kedinginan hingga penyakit gunung yang bisa menyerang pendaki seperti AMS (Acute Mountain Sickness). Yang paling ekstrim dari semua penyakit tersebut adalah kematian di gunung seperti peristiwa beberapa waktu lalu.

Apakah Anda tahu bahwa persiapan tidak matang sebelum aktivitas pendakian gunung bisa mendatangkan bahaya kepada diri sendiri maupun orang sekitar? 

Pengetahuan Dasar Ini Sebelum Mendaki Gunung

Diri sendiri merupakan faktor utama yang bisa menyebabkan bahaya ketika mendaki pada dasarnya. Ada pengetahuan, adab atau attitude serta ilmu yang harus diketahui sebagai dasar sebelum mendaki gunung. Jadi bukan asal pergi tanpa persiapan sama sekali ya. Setidaknya, ada lebih dari satu bahaya yang bisa mengancam keselamatan pendaki selama beraktivitas. Meskipun selain banyak manfaat aktivitas mendaki gunung memang asyik dan seru, namun persiapan tidak boleh disepelekan. 

Sesuai standar dan prosedur pendakian, maka siapkan semua kebutuhan dan perlengkapan dengan baik supaya kegiatan berjalan lancar. Ingat, tanpa persiapan maka tidak boleh ada pendakian. Aktivitas mendaki gunung sangat menuntun ketahanan fisik, emosi sekaligus mental siapa saja dan hal ini harus dipahami. Tentu bukan hal mudah memenuhi semua tuntutan tersebut, namun bukan berarti sulit juga melakukannya. Mendaki gunung mengajarkan setiap orang untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri, alam dan lingkungan serta kawan seperjalanan. 

Baca Juga : Pengalaman Mendaki Gunung Sumbing Bersama Tim

Berikut Pengetahuan Dasar Sebelum Melakukan Pendakian Gunung 

Setidaknya berikut merupakan pengetahuan dasar yang harus diketahui selain dari pengetahuan yang kami sampaikan di atas. Sebelum melakukan pendakian gunung, sebaiknya jadikan pengetahuan dasar berikut sebagai pegangan.

Merencanakan Perjalanan Jauh-jauh hari

Dari jauh-jauh hari sebaiknya sudah direncanakan aktivitas pendakian ini. Dengan demikian Anda memiliki waktu panjang mempersiapkan diri. Kita tahu bahwa kegiatan ini sangat menguras fisik dan mental, makanya perlu dilakukan beberapa persiapan yang berkaitan dengan dua hal tersebut.

persiapan fisik sebelum pendakian

Mulai latih diri Anda dengan berolahraga seperti gym, renang dan jogging. Dan beristirahatlah yang banyak apabila tubuh dirasa kurang fit beberapa hari sebelum pendakian dimulai. Sebaiknya batalkan rencana tersebut apabila kondisi tubuh belum membaik sampai H-2. Selain itu, Anda harus mengenal siapa saja teman seperjalanan nantinya. 

Melakukan Riset 

Jika ingin mendaki sebuah gunung, maka cari sebanyak-banyaknya informasi dan lakukan riset terhadap gunung tersebut. Informasi yang bisa dikumpulkan bisa dari kondisi dan status kawasan terkini, akses, jalur dan medan pendakian, hingga cuaca. Selain itu Anda juga membutuhkan informasi mengenai syarat tambahan seperti perizinan, aturan yang ditetapkan, hingga cara booking pendakian. Informasi bisa didapatkan dari sumber artikel pada portal berita, majalah, buku, sosial media, teman, atau komunitas pecinta alam. Jika ingin lebih akurat Anda dapat menanyakan langsung kepada pihak pengelola dengan pergi langsung ke lokasi pendakian. 

Siapkan Dokumen dan Alat P3K

Mulai dari kartu identitas hingga surat jalan dari petugas berwenang atau kepolisian semuanya harus disiapkan apabila sifat kegiatannya besar seperti penelitian atau ekspedisi. Selain itu, siapkan juga obat-obat pribadi, peralatan P3K dan survival kit. 

Membawa Navigasi dan Alat Tulis

Setidaknya dibutuhkan alat navigasi dan alat tulis yang bisa dipakai saat keperluan penting selama perjalanan. Navigasi bisa memberi petunjuk menuju lokasi pendakian, sedangkan alat tulis bisa digunakan untuk mencatat hal-hal penting seperti saat meninggalkan pesan kepada teman seperjalanan.

Membuat Estimasi Biaya dan Waktu Perjalanan

Estimasi biaya dan waktu perjalanan perlu dibuat agar mengetahui apa saja yang dibutuhkan ketika perjalanan.

persiapan peralatan selama pendakian

Siapkan juga beberapa perlengkapan mulai dari makanan dan minuman ekstra, hingga peralatan yang mensupport aktivitas pendakian gunung nanti. Bawa peralatan dan perlengkapan yang terbuat dari bahan kedap air dan tidak basah saat hujan. 

Memastikan Kelengkapan Barang

Jangan lupa membuat list barang yang harus dibawa agar memudahkan Anda melakukan pengecekan terhadap kelengkapan barang. Maksimalkan barang yang bisa berfungsi ganda agar meringankan beban yang dibawa. Bawa juga beberapa kantong guna membungkus makanan ataupun sampah agar tidak mencemari lingkungan. Susun semua peralatan yang dibutuhkan ke dalam ransel atau backpack dengan rapi. 

Itulah beberapa pengetahuan dasar yang harus dimiliki sebelum melakukan pendakian gunung. Jangan sampai terlewat satupun ya!

 

 

 

Berapa Biaya untuk Mendaki Gunung Everest? Simak Selengkapnya

travellersbay.net – Sebagai gunung dengan puncak tertinggi di dunia, Gunung Everest merupakan salah satu gunung yang paling terkenal di dunia. Letak dari gunung paling tinggi ini sendiri adalah di perbatasan antara Tibet dengan Nepal. Tidak sedikit para pendaki dari penjuuru dunia yang bermimpi untuk sampai di puncak gunung tersebut. Namun tentu saja diperlukan sejumlah biaya tersendiri untuk dapat mendaki gunung nan kokoh tersebut.

Biaya untuk Mendaki Gunung Everest

Seperti telah disebutkan sebelumnya, untuk dapat mendaki di gunung ini diperlukan anggaran biaya yang terbilang tidak sedikit. Untuk membayar tiket masuk saja, diperlukan dana sekitar 155 juta rupiah bagi setiap orang. Tidak hanya itu, tiket tersebut juga harus disertai dengan pernyataan berupa izin untuk melakukan pendakian di gunung yang memiliki suhu sangat dingin ini.

pendakian gunung everest

Biaya lain yang harus dikeluarkan saat mendaki gunung tersebut adalah sekitar 634 juta rupiah. Dari nominal itu akan digunakan untuk buaya pemandu dan porter, tiket pesawat, oksigen, peralatan pendakian, dan juga kebutuhan makanan selama berada di gunung tersebut. Tentu biaya yang harus dikeluarkan juga tidak hanya berhenti disini. Masih terdapat biaya tambahan yang harus dikeluarkan.

Namun biaya ini sendiri adalah bagi para pendaki yang meninggal dunia di gunung tersebut. Diperlukan nominal sekitar 284 juta rupiah iuntuk melakukan evakuasi pada korban. Hal ini tentu saja karena tim penyelamat juga bertaruh nyawa dalam mencari korban yang ada. Biaya untuk mendaki Gunung Everest sendiri adalah 955 juta rupiah per orang jika Anda menggunakan program Himex (Himalayan Experience).

Baca Juga : Tempat yang Wajib Dikunjungi Ketika Berlibur ke Swiss

Persiapan yang Harus Dilakukan Sebelum Mendaki Gunung Everest

Dari ulasan ini tentu perbandingan biaya mendaki Gunung Everest sangat jauh berbeda dengan baiya untuk mendaki gunung di Indonesia. Namun tentu saja hal tersebut sesuai dengan keadaan alam, transportasi, dan juga perlengkapan yang diperlukan dalam proses pendakian tersebut. Selain masalah biaya, saat hendak mendaki gunung tertinggi di dunia ini tentu juga diperlukan persiapan yang matang sebelumnya.

Tidak hanya mendaki di Gunung Everest saja, pendakian di gunung yang lainnya juga layak untuk dipersiapkan secara matang. Hal ini mulai dari mencari informasi terlebih dahulu terkait gunung yang hendak didaki. Pengetahuan terkait Gunung Everest di dunia ini pun harus sudah dikuasai oleh seseorang yang hendak mendaki gunung tersebut. Mulai dari medan, cuaca, kondisi grografis, dan juga jalur pendakian yang akan dilalui.

Sebelum mendaki ke gunung tersebut tentu juga diperlukan pengalaman mendaki gunung sebelumnya. Dengan pengalaman tersebut tentu akan sangat berguna dalam masalah adaptasi. Adaptasi yang dimaksud disini ialah mengenai cuaca dan juga proses aklimatisasi yang terjadi. Latihan fisik dan olahraga pun juga harus dilakukan sebelum mendaki di gunung tersebut. Porsi latihan yang ada harus dihitung dengan cara sedemikian rupa.

Dalam mendaki gunung tertinggi di dunia ini, keterampilan menanjak tebing juga harus dimiliki. Kemampuan dalam berkomunikasi dengan tim juga merupakan suatu hal yanag layak untuk dilakukan. Dari pendakian yang dilakukan juga dapat terlihat karakter seseorang. Mulai dari pesimis, pemberani, maupun seseorang yang lebih cenderung optimis akan sesuatu yang sedang dilakukannya.

Pendaki yang Telah Berhasil Mencapai Puncak Gunung Everest

Terdapat banyak pendaki yang telah memiliki izin untuk naik hingga ke puncak gunung tertinggi tersebut. Namun tidak semua pendaki yang ada dapat sampai ke puncak Gunung Everest. Tidak sedikit pendaki yang tewas di dalam proses pendakian yang dilakukan. Penyebab dari hal tersebut tentu saja juga dapat. Jika dilihat dari sejarah, maka orang pertama yang mampu mencapai puncak tersebut adalah Tenzing Norgay dan Edmund Hillary.

pendaki gunung everest asal indonesia

Tidak hanya telah didaki oleh pendaki dari luar negeri saja, Gunung Everest juga telah didaki oleh pendaki wanita yang berasal dari Indonesia. Kedua pendaki wanita ini sendiri telah berhasil mendapai puncak Gunung Everest pada tahun 2018 yang lalu. Untuk sampai di puncak tersebut, kedua orang yang ada memerlukan waktu sekitar 30 hari lamanya. Pencapaian tersebut tentu merupakan suatu hal yang membanggakan bagi negara Indonesia.

Kedua wanita itu sendiri memiliki nama Mathilda dan Fransiska yang berasal dari Universitas Parahyangan. Mereka berdua adalah siswi si jurusan Hubungan Internasional pada universitas tersebut. Biaya yang dikeluarkan oleh keduanya juga tidak main main, yaitu sebanyak 2,4 miliar rupiah. Dari nominal tersebut sebanyak 80% adalah untuk mengurus biaya untuk pendakian yang dilakukan.

Jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk mendaki ke gunung tertinggi di dunia ini terbilang tidak sedikit. Anda bisa mulai menabung dari sekarang jika memiliki keinginan mendaki Gunung Everest, dan jika memerlukan dana tambahan Anda bisa mencoba pinjaman online berbasis aplikasi Tunaiku yang terbukti cepat cair dan persyaratan yang mudah.

Tidak hanya itu persiapan yang matang pun perlu dilakukan sebelum melakukan pendakian. Waktu untuk mendaki di gunung dengan ketinggian 8.848 meter ini juga tidak sebentar. Setidaknya diperlukan waktu satu bulan untuk sampai ke puncak dari gunung dengan pemandangan alam yang luar biasa ini.